proses terjadinya alkitab disebut dengan
Prosesterjadinya hujan ini dimulai dari sinar matahari yang panas sehingga air yang ada pada laut, sungai, genangan air maupun sumber air lainnya mengalami penguapan. Hal ini merupakan tahapan proses evaporasi. Setelah melalui proses evaporasi atau penguapan, air kemudian akan mengalami proses kondensasi yaitu uap air kemudian berubah menjadi
Prosesbagaimana terjadinya Bumi dan tata surya kita menjadi bahan perdebatan diantara para ilmuwan. Dalam buku Pengantar Geologi (2014) karya Djauhari Noor, banyak pemikiran-pemikiran yang sudah dikemukakan untuk menjelaskan terjadinya planet-planet yang menghuni tata surya kita. Berikut beberapa teori proses pembentukan bumi, yakni:
Dalamkitab Kejadian kita melihat bahwa masalah seksualitas manusia itu berkaitan erat dengan penciptaan Adam dan Hawa. Diciptakannya perbedaan jenis ini merupakan anugerah Allah yang diberikan kepada manusia sesuai dengan tugasnya dalam menjalankan misi hidup manusia di dunia ini. Adanya dua jenis kelamin dan sifat-sifat perkelaminan
ProsesPemulihan Peradangan. Proses dimana sel-sel yang hilang/rusak diganti dengan sel-sel hidup, kadang-kadang melalui regenerasi oleh sel parenkim asal, tetapi lebih sering oleh sel fibroblast jaringan ikat yang membentuk parut. Tidak selalu pemulihan disertai pulihnya fungsi-fungsi khas, adakalahnya proses radang dapat merugikan (tidak
JenisJenis Proses Pembentukan Logam civil engineering materi mekanika tanah 1 April 21st, 2019 - Tanah berasal dari pelapukan batuan dengan bantuan organisme membentuk tubuh unik yang menutupi batuan Proses pembentukan tanah dikenal sebagai pedogenesis Proses yang unik ini membentuk tanah sebagai tubuh alam yang terdiri atas lapisan
Site De Rencontre Français Non Payant. Claudia Jessica Official Writer Mengetahui sejarah pembentukan Alkitab menjadi sebuah buku yang kita kenal sekarang, akan membantu kita memahami bagaimana kuasa Allah bekerja dalam proses pembentukan Alkitab. Menolong kita untuk tidak mudah digoyahkan dengan pendapat yang mengatakan bahwa kitab orang Kristen yang ada saat ini telah menyeleweng. Tujuan Penyusunan Alkitab Alkitab disusun untuk menuntun orang Kristen dalam mengenal serta lebih menyelami kehendak Tuhan. Oleh sebab itu cara berdoa yang benar sangat penting dalam membaca ayat Alkitab. Agar sebagai pembaca kita dapat memahami apa yang ingin Allah sampaikan. Untuk inilah penyusunan Alkitab memakan waktu yang panjang, supaya kita dapat menelaah kehendak Allah sepenuhnya, dan dapat memberikan pandangan yang tepat akan apa yang Allah firmankan. Inilah pentingnya tujuan dan dasar penyusunan Alkitab yang sebaiknya tidak dilupakan, karena pada dasarnya Alkitab disusun dengan maksud memberikan tuntunan yang baik pada orang Kristen sepenuhnya. Alkitab adalah Firman Allah Alkitab adalah pernyataan khusus Allah kepada manusia. Alkitab adalah firman Allah dalam bentuk tulisan yang kualitasnya sama dengan firman Allah yang verbal. Karena Alkitab adalah Firman Allah, maka Alkitab memiliki natur Supranatural kekal dan ilahi. Dalam proses mewujudkan Firman yang kekal ini, Allah memilih cara yang natural atau alamiah. Prosesnya dengan cara memilih manusia sebagai penulis FirmanNya. Prosedur ini disebut dengan istilah "Allah mengilhami para penulis pilihanNya". BACA JUGA Cara Orang Kristen Menjawab Pertanyaan “Apakah Alkitab Masih Relevan di Zaman Ini?” Alkitab diilhamkan oleh Allah Alkitab adalah Firman Allah karena Alkitab diilhamkan oleh Allah sendiri. Pengilhaman merujuk pada aktivitas Roh Kudus yang mendorong, memimpin dan mengontrol para penulis Alkitab selama proses penulisan, sehingga tulisan mereka berotoritas dan tidak mengandung kesalahan. Ayat Alkitab yang menunjukkan pada kita bagaimana kita bisa memahami konsep pengilhaman. Terdapat dalam 2 Timotius 316, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” Di dalam ayat ini terdapat kata “diilhamkan”. Kata “diilhamkan” dalam banyak terjemahan bahasa Inggris diterjemahkan dengan kata dinafaskan Allah. Pada saat kata ini dipakai atau diterapkan di dalam tulisan Alkitab, maka penulis sedang mengajarkan sesuatu yang sangat penting, yaitu bahwa firman Allah yang diucapkan langsung oleh Allah di dalam sejarah atau yang diucapkan oleh Allah melalui para nabi dan para rasul adalah sama otoritasnya dengan firman Allah yang dituliskan di dalam Alkitab, karena apa yang dituliskan itu disebut dinafaskan oleh Allah. Jadi pengilhaman adalah karya Roh Kudus yang mendorong, memimpin dan mengontrol para penulis Alkitab, sehingga apa yang mereka tuliskan tidak mengandung kekeliruan dan kesalahan. Alkitab memiliki Otoritas BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->Alkitab memiliki Otoritas Alkitab melibatkan partisipasi manusia, seperti di dalam Lukas 11-4, dimana Lukas berusaha mengumpulkan sumber dan berusaha untuk menyelidiki dan menyusunnya sedemikian rupa. Namun walaupun Alkitab ditulis oleh manusia, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa Alkitab diilhamkan oleh Allah melalui pekerjaan Roh Kudus. Oleh karena itu, apa yang dituliskan di dalam Alkitab bersifat otoritatif dan normatif bagi hidup orang Kristen. Apa yang dituliskan bukan hanya menambah pengetahuan kita, tetapi juga mengatur kehidupan kita. Jadi pada saat dikatakan Alkitab berotoritas, hal itu berarti Alkitab berotoritas atas segala aspek kehidupan kita. Alkitab berbicara hanya untuk hal-hal yang sungguh-sungguh ingin ajarkan. Hal-hal itu bisa berkaitan dengan iman, etika, geografi, sejarah, filsafat, atau dengan apapun juga. Pada saat Alkitab benar-benar menyinggung dan benar-benar memaksudkannya seperti itu, maka apa yang ditulis dalam Alkitab adalah bersifat normatif bagi kita karena mengandung otoritas ilahi di dalamnya. Kiranya otoritas Alkitab membuat kita semakin tunduk dan semakin giat membacanya, karena kita tahu kita bisa memahaminya dan mendapat menfaat darinya sehingga kita bisa bertumbuh dan menyenangkan hati Tuhan. Alkitab memiliki kejelasan Apa maksud dari pernyataan Alkitab mengandung kejelasan? Kita perlu memahami bahwa Alkitab dituliskan Allah untuk semua umat Allah. Alkitab tidak dituliskan hanya untuk segelintir orang dengan pengetahuan teologi yang luar biasa atau untuk segelintir orang yang memiliki pengalaman luar biasa bersama dengan Tuhan. Tetapi Alkitab dituliskan untuk semua umat Allah, baik umat Allah di dalam Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, maupun sekarang. Tidak semua dari mereka merupakan orang-orang yang hebat secara intelektual atau tinggi dalam pendidikan. Tetapi Alkitab ditulis sebagai sebuah kejelasan bagi semua orang. Alkitab memiliki karakteristik jelas karena memang dimaksudkan untuk semua umat Allah. Alkitab bisa menjadi bahan perenungan dan bahan studi yang sangat mendalam, sampai orang yang paling pintar sekalipun tidak bisa memahaminya. Tetapi Alkitab sekaligus juga bisa menjadi bahan bacaan yang begitu sederhana, sehingga orang-orang biasa pun bisa membaca dan mendapat manfaat dari Alkitab. Martin Luther pernah mengatakan bahwa khotbah yang baik adalah khotbah yang dapat dipahami oleh orang-orang yang berpikir intelek maupun orang-orang yang cara berpikirnya sederhana. Alkitab ditulis ribuan tahun Rentang waktu penulisan kitab–kitab yang kita kenal dalam Alkitab saat ini, memakan waktu sekitar 1500 tahun, dari tahun 1400 SM sampai tahun 100 M. Bahkan proses pembentukannya menjadi Alkitab seperti yang kita kenal saat ini, membutuhkan waktu sekitar 1800 tahun. Jika bukan karena kuasa Allah yang bekerja, maka mustahil terjadi pembentukan Alkitab yang membutuhkan waktu hampir 2000 tahun lamanya. Dan luar biasanya lagi, meski proses penulisan kitab–kitab itu terbentang dalam ribuan tahun, namun jika kita membaca secara teliti keseluruhan Alkitab, maka terlihat sangat jelas tentang kisah kasih Allah kepada manusia yang saling bertautan dari satu kitab ke kitab lainnya. Dengan mengetahui proses pembentukan Alkitab ini, menolong kita untuk tidak mudah digoyahkan dengan pendapat yang mengatakan bahwa kitab orang Kristen yang ada saat ini telah diselewengkan. Efesus 4 14 “Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.” Pada artikel selanjutnya, kita masih akan membahas sejarah terbentuknya Alkitab kita. Stay tune ya! Sumber jawaban channel Halaman Tampilkan per Halaman
Alkitab atau Bible dalam bahasa Inggris adalah sebutan yang digunakan untuk kumpulan naskah yang dianggap suci dalam Yudaisme dan Kekristenan. Kata Alkitab dalam bahasa Indonesia asalnya dari bahasa Arab, juga kerap digunakan oleh para muslim untuk menyebut Al-Qur’an. Alkitab adalah sekumpulan kitab suci yang berasal dari waktu penulisan berbeda oleh para penulis dan lokasi yang berbeda pula. Umat Yahudi dan Kristen menganggap kitab – kitab yang ada dalam Alkitab sebagai hasil dari ilham yang datang secara ilahi, juga sebagai catatan mengenai hubungan Tuhan dengan manusia. Alkitab dipandang secara berbeda oleh berbagai kalangan untuk Kristen Katolik Roma, Anglikan dan Ortodoks Timur mereka menekankan harmoni dan arti penting Alkitab serta tradisi suci, sedangkan di kalangan Kristen Protestan difokuskan pada kosep sola scriptura atau hanya Alkitab yang penting. Ini adalah konsep yang muncul pada masa Reformasi Protestan, hingga banyak denominasi Protestan yang masih mendukung penggunaan Alkitab sebagai satu – satunya sumber dari ajaran Kristen sampai sekarang. Jumlah total penjualan Alkitab diperkirakan lebih dari 5 miliar kopi sehingga secara luas dianggap sebagai buku terlaris sepanjang sejarah. Alkitab telah berpengaruh besar dalam sastra dan sejarah terutama di dunia Barat. Alkitab pertama yang dicetak secara massal adalah Alkitab Gutenberg dan pertama dicetak menggunakan mesin cetak yang dapat Istilah AlkitabDalam sejarah terbentuknya Alkitab perlu diketahui asal kata Bible yang berasal dari kata Latin yaitu Biblia, juga berasal dari bahasa Latdain abad pertengahan, bahasa Latin Akhir dan juga dari kata Yunani Koine, bentuk tunggalnya adalah Biblion. Kata Latin dari abad pertengahan Biblia merupakan singkatan dari Biblia Sacra atau Kitab Suci yang juga diterjemahkan dari bahasa Yunani Biblia ta Hagia, sementara Biblia dari bahasa Yunani dan Latin Akhir adalah bentuk jamak netral secara gender Bibliorum, yang secara bertahap dianggap sebagai kata benda feminin tunggal Bibliae dalam bahasa Latin abad pertengahan, kemudian diserap sebagai bentuk tunggal dalam bahasa daerah setempat di wilayah Eropa Barat. Sedangkan dalam bahasa Indonesia kata Alkitab berasal dari bahasa Arab Al-Kitab’ yang berarti buku atau Biblia sendiri secara harfiah berarti kertas atau gulungan naskah’ yang kemudian digunakan sebagai kata yang umum untuk menyebut buku atau kitab. Bentuk singkat dari Byblos atau papyrus mesir’, yang kemungkinan berasal dari nama pelabuhan laut milik bangsa Fenisia yaitu Byblos Gebal dimana papirus mesir diekspor ke Yunani. Frasa dalam bahasa Yunani ta biblia yang secara harfiah berarti kitab – kitab papirus kecil’ adalah ungkapan yang digunakan oleh kaum Yahudi Helenistik untuk mendeskripsikan Septuaginta, kitab – kitab suci tahun 223 M penggunaan istilah tersebut oleh kalangan Kristen telah dapat ditelusuri. Menurut seorang akademisi biblika bernama Bruce menyatakan bahwa Yohanes Krisostomus tampaknya menjadi penulis pertama yang menggunakan frasa ta biblia yang digunakan untuk mendeskripsikan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Ketahui juga mengenai sejarah buddha gautama dan sejarah Ka’bah di Saudi Penulisan AlkitabSejarah terbentuknya Alkitab dapat ditelusuri pada abad ke 2 SM ketika kelompok – kelompok Yahudi diketahui telah menyebut kitab – kitab dalam Alkitab sebagai kitab – kitab suci scriptures dan menyebutnya kudus atau suci dalam bahasa Ibrani. Umat Kristen yang berbahasa Inggris masa kini pada umumnya menyebut Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dengan sebutan The Holy Bible ta biblia ta agia dalam bahasa Yunani atau The Holy Scriptures Agia Graphe. Kalangan Kristen Protestan di Indonesia sering menggunakan sebutan Alkitab sementara Kristen Katolik menyebutnya Kitab abad ke 13 Stephen Langton membagi Alkitab ke dalam pasal – pasal atau bab, dilanjutkan oleh seorang tukang cetak Prancis bernama Robert Estienne pada abad ke 16 membaginya ke dalam ayat – ayat. Pada saat ini Alkitab terbagi berdasarkan kitab, pasal dan ayat. Salinan Alkitab tertua yang lengkap dan masih ada sampai sekarang adalah berupa buku perkamen dari abad ke 4 awal dan disimpan di Perpustakaan Vatikan, juga dikenal dengan nama Kodeks Vaticanus. Salinan tertua Tanakh dalam Bahasa Ibrani dan Aram bertanggal abad ke 10 M, salinan tertua Alkitab Latin lengkap adalah Kodeks Amiatinus yang bertarikh abad ke ditemukannya mesin cetak, dalam sejarah terbentuknya Alkitab bagian – bagiannya disalin dengan tingkat ketelitian yang tinggi menggunakan tulisan tangan oleh para penganutnya. Buktinya bisa dilihat dari salinan – salinan yang ditemukan hingga sekarang, yang sama dengan teks yang digunakan secara umum. Selain itu juga ada kutipan – kutipan langsung dari surat – surat zaman dulu yang mendukung kebenaran salinan tersebut sejak zaman purba hingga sekarang. Ketika mesin cetak diciptakan pertama kali di Eropa, Alkitab Latin Vulgata merupakan buku pertama yang dicetak dengan mesin cetak tipe bergerak di Percetakan Johannes Gutenberg pada 1455. Penemuan mesin cetak ini sangat mempercepat penyebaran Alkitab di seluruh dunia secara drastis. Ketahuilah mengenai sejarah terbentuknya agama Kristen, sejarah berdirinya Gereja Katedral Jakarta, dan sejarah berdirinya gereja Alkitab KristenPerjanjian Lama dalam sejarah terbentuknya Alkitab dapat dikelompokkan menjadi lima bagian yang utama yaitu Kitab Taurat, Kitab Sejarah, Kitab Hikmat, Kitab Nabi – Nabi Besar dan Kitab Nabi – Nabi Kecil. Pengelompokan dalam sejarah perjanjian baru adalah Kitab Injil 4 kitab, Kitab Sejarah 1 Kitab, Surat – Surat Rasuli 21 Kitab dan Kitab Wahyu 1 Kitab. Sejarah Perjanjian Lama menceritakan kisah dimana para tokoh dan nabi yang ada pada masa sebelum lahirnya Yesus Kristus, dari mulai Adam sampai Maleakhi. Perjanjian Baru memuat kitab – kitab Injil sejumlah 4 kitab berbeda yang berisi sejarah dan riwayat Yesus Kristus sejak sebelum lahir hingga kenaikannya dan surat – surat yang ditulis oleh para – masing kitab dibagi atas pasal – pasal untuk memudahkan pencarian lokasi pernyataan dalam Alkitab. Kitab – kitab yang terdiri dari satu pasal saja ada lima yaitu Kitab Obaja, Surat Filemon, Surat 2 Yohanes, Surat 3 Yohanes dan Surat Yudas, sedangkan yang paling panjang memuat 150 pasal yaitu Kitab Mazmur. Masing – masing pasal kemudian dibagi menjadi sejumlah ayat, Mazmur 117 paling sedikit berisi dua ayat dan Mazmur 119 berisi 176 ayat paling banyak. “alamat Alkitab” adalah cara untuk memudahkan pencarian lokasi ayat dalam Alkitab, misalnya pada Kejadian 11 merujuk pada Kitab Kejadian yaitu Kitab pertama dalam Alkitab, pasal pertama dan ayat – kitab di sejarah terbentuknya Alkitab tersusun secara semi kronologis dan bukan dari waktu penurunan Wahyu. Penggolongan ini dilakukan karena beberapa Alkitab tidak jelas waktu penulisannya dan siapa penulisnya sedangkan beberapa kitab lain adalah kumpulan tulisan yang dikelompokkan menurut gaya penulisan yang ada didalamnya. Misalnya Kitab Amsal yang ditulis oleh Raja Salomo tidak disusun setelah Kitab 1 Raja – Raja yang membahas riwayat hidupnya tetapi ditempatkan berkelompok dengan kitab – kitab puisi lain seperti Kitab Ayub, Mazmur, Pengkhotbah, dan Kidung Agung. Juga Kitab Nabi Yeremia yang hidup di zaman Raja Yosia tidak ditempatkan setelah Kitab 2 Raja – Raja yang berisi riwayat Raja Yosia tetapi disusun bersama dengan kitab nabi besar lainnya, seperti Kitab Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel dan dalam sejarah terbentuknya Alkitab adalah hasil dari kanonisasi yang dilakukan oleh Bapa Gereja awal dan tidak berubah sejak abad ke 4 M, tetapi beberapa terjemahan Alkitab terkadang memiliki konvensi yang agak berbeda. Contoh dalam kitab Mazmur bahasa Indonesia, nama penggubah Mazmur dan judul lagunya dijadikan ayat yang pertama dalam satu pasal sedangkan dalam Alkitab bahasa Inggris tidak demikian. Karena itu Alkitab Bahasa Indonesia memiliki ayat lebih banyak hingga beberapa puluh daripada Alkitab bahasa Inggris. Selain itu terdapat sub pasal yang disebut dengan perikop untuk memudahkan pembacaan dan pencarian kembali bagian tertentu dan bukan merupakan bagian isi Alkitab yang sebenarnya.
- Apa itu baptis selam dan baptis percik?Apa itu baptis? Sakramen baptis adalah salah satu sakramen yang ada dalam agama Kristen. Baptis berasal dari bahasa Yunani “baptisma”, yang berarti “proses mencelupkan diri ke air, mulai dari masuk ke air, menenggelamkan seluruh badan, kemudian keluar dari air”. Dilansir dari buku Baptisan adalah Perintah, Prof. Franky Mewengkang, 2021, baptis dikenal sebagai sakramen inisiasi dalam agama Kristen yang melambangkan pembersihan dosa. Lantas, apa itu baptis selam dan baptis percik? Kenapa harus ada dua cara dalam proses pembaptisan dan apakah perbedaannya? Dalam prosesnya, baik baptis selam maupun baptis percik sama-sama menggunakan media air. Dengan masuk ke dalam air, orang yang dibaptis tersebut dilambangkan sudah mati. Dan saat ia keluar lagi dari air, hal tersebut digambarkan sebagai kebangkitannya kembali. Apa itu Arti Baptis Selam dan Baptis Percik? Agar lebih mudah dimengerti, ada baiknya kita simak bersama ulasan mengenai arti baptis selam dan baptis percik berikut menenggelamkan badan di dalam baptis ini biasa disebut juga dengan “menyelam” dalam bahasa Indonesia, karena itulah prosesnya disebut “baptis selam”. Cara pembaptisan dengan penyelaman ini adalah cara pembaptisan yang sering dipraktekkan di Alkitab, terutama di Perjanjian Baru Kis 238, Kis 815-17. Yesus pun dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dengan cara ini Matius 313-17.Baptis percik hadir karena berasal dari tradisi. Air yang sudah diberkati lalu dipercikkan atau dikucurkan ke dahi atau tubuh seseorang. Baptis percik awalnya digunakan sebagai cara alternatif karena sulitnya mencari sumber air pada jaman dahulu, ditambah seringnya sungai dan danau membeku pada musim dingin di Eropa, atau alasan keselamatan misalnya pada bayi dan orang-orang lanjut usia. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, semakin lama baptis percik semakin populer, dan banyak gereja-gereja liturgis yang mempraktikkan baptis foto Baptis Selam dan Baptis PercikAwalnya, baptis selam biasa dilakukan di sungai atau danau. Tapi saat ini bisa juga dilakukan di kolam negara-negara beriklim dingin, melakukan baptis selam lebih sering dilakukan di kolam renang, karena lebih nyaman terutama kolam renang dengan air hangat dan tidak ada arus sebagian orang, baptis selam merepotkan, pada p karena harus pergi ke tempat tertentu sungai, danau, atau kolam renang, membawa baju ekstra, dan sulit dilakukan pada bayi atau orang-orang lanjut percik dapat dilakukan di mana sering dilakukan di gereja, tapi pada baptis darurat saat bayi yang baru dilahirkan akan meninggal, atau orang tua yang sakit parah dan akan meninggal bisa dilakukan di mana saja, misalnya di rumah sakit atau di rumah tempat percik jauh lebih praktis, karena lebih sering dilakukan di gereja, dan tingkat kerepotannya jauh lebih rendah daripada baptis mengetahui perbedaan apa itu baptis selam dan baptis percik, sebaiknya kita pahami bahwa apa pun jenis baptis yang telah kita terima, kita tetap harus memahami makna utama pembaptisan yaitu sebagai tanda menerima Kristus dan memperoleh keselamatan Roma 63-5, juga keberanian dan kemauan meninggalkan diri kita yang lama menjadi pribadi yang baru. DNR
sixteenmilesout - urutan penciptaan menurut alkitabKisah urutan penciptaan menurut Alkitab ada di kitab Kejadian pasal 1-2. Bahasa yang digunakan di kitab Kejadian menegaskan kalau semua ciptaan di alam semesta ini diciptakan dari “tidak ada” menjadi “ada” dalam kurun waktu enam hari kali 24 jam tanpa ada waktu jeda dari satu hari ke hari lainnya. Konteks ayat Alkitab mengenai urutan penciptaan di bagian ini mengharuskan durasi waktunya dipahami secara harafiah sebagai 24 ditafsirkan secara apa adanya dan logis, deskripsi ayat-ayat di bagian ini akan membantu kita memahami semua peristiwa sebagai satu hari "Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama" Kej 15. Setiap kalimat dalam bahasa aslinya diawali dengan kata "dan". Ini adalah tata bahasa Ibrani yang baik, yang menyatakan kalau setiap kalimat merupakan kelanjutan dari kalimat shelbymdesignUrutan Penciptaan Menurut Alkitab Kitab Kejadian mengungkapkan bahwa Firman Allah itu dahsyat dan berkuasa. Sebagian besar pekerjaan urutan penciptaan Allah dilakukan dengan hanya melalui perkataan, indikasi lain dari kedahsyatan dan kuasa Firman-Nya. Menurut Alkitab, Hari penciptaan oleh Allah adalah sebagai berikutHari Penciptaan ke-1 Kej 11-5Allah menciptakan langit dan bumi. "Langit" merujuk pada segala sesuatu yang ada di luar bumi; yang ada di luar angkasa. Bumi telah diciptakan, tapi belum dibentuk secara spesifik, meskipun sudah ada air. Allah kemudian menciptakan terang. Dia kemudian memisahkan terang dari gelap dan menamai terang itu "siang" dan gelap itu "malam." Pekerjaan penciptaan ini berlangsung dari malam sampai pagi – atau dalam satu Penciptaan Ke-2 Kej 16-8Allah menciptakan cakrawala. Cakrawala menjadi pemisah antara air di permukaan bumi dan uap air di udara. Pada saat ini, bumi telah memiliki atmosfer. Pekerjaan penciptaan ini berlangsung dalam satu Penciptaan Ke-3 Kej 19-13Allah menciptakan tanah kering. Benua dan pulau-pulau berada di atas air. Kumpulan air yang besar dinamai "laut" dan tanah kering itu "darat." Allah menyatakan bahwa semuanya itu menciptakan kehidupan ini supaya bisa berkesinambungan; tumbuhan diberi kemampuan untuk bereproduksi. Tumbuhan diciptakan dalam keragaman yang besar banyak "jenis". Bumi menjadi hijau dan penuh dengan tumbuhan. Allah menyatakan bahwa semuanya ini juga baik. Pekerjaan penciptaan ini menghabiskan waktu satu Penciptaan Ke-4 Kej 114-19Allah menciptakan semua bintang dan benda-benda langit. Pergerakan dari benda-benda langit ini akan membantu manusia untuk memahami dimensi waktu. Dua benda langit besar diciptakan berkaitan dengan bumi. Yang pertama adalah matahari, yang merupakan sumber cahaya utama, dan bulan, yang memantulkan sinar matahari. Pergerakan benda-benda ini akan membedakan siang dari malam. Pekerjaan ini juga dinyatakan baik oleh Alah. Pekerjaan penciptaan ini menghabiskan waktu satu Penciptaan Ke-5 Kej 120-23Allah menciptakan semua makhluk yang hidup di dalam air. Setiap makhluk apapun yang hidup di dalam air diciptakan di hari ke-5 ini. Allah juga menciptakan semua burung. Bahasa yang digunakan di bagian ini secara tersirat menyatakan kalau Allah mungkin juga menciptakan serangga di hari ke-5 ini atau, jika tidak, serangga mungkin diciptakan pada hari ke-6. Melalui reproduksi, semua makhluk ini diciptakan dengan kemampuan untuk tetap berkesinambungan. Makhluk hidup yang diciptakan pada hari ke-5 ini adalah makhluk pertama yang diberkati oleh Allah. Allah menyatakan bahwa pekerjaan ini baik. Penciptaan ini berlangsung dalam satu Penciptaan Ke-6 Kej 124-31Allah menciptakan semua makhluk yang hidup di atas tanah kering. Termasuk manusia dan setiap jenis makhluk yang belum diciptakan pada hari-hari sebelumnya. Allah menyatakan bahwa segala yang dijadikan-Nya ini Tritunggal kemudian berunding satu sama lainnya. "Berfirmanlah Allah "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita" Kej 126. Ini bukan wahyu secara tersurat mengenai Allah Tritunggal, tetapi menjadi dasar bagi kita untuk memahami soal ini. Sama seperti ketika Allah menggunakan sebutan "kami" ketika merujuk menciptakan manusia, dan manusia diciptakan menurut gambar Allah laki-laki dan perempuan menampakkan gambaran ini. Manusia menjadi yang teristimewa di antara semua makhluk ciptaan lainnya. Untuk menekankan hal ini, Allah memberikan otoritas kepada manusia untuk berkuasa atas bumi dan atas semua makhluk lainnya. Allah memberkati manusia dan memerintahkannya untuk bereproduksi, memenuhi bumi dan menaklukkannya menguasainya di bawah otoritas manusia yang sah, sebagaimana diizinkan oleh Allah.Allah memerintahkan manusia dan semua makhluk lainnya supaya memakan tumbuh-tumbuhan saja. Allah tidak membatalkan perintah ini hingga di kitab Kejadian 93-4 penciptaan Allah selesai pada akhir hari keenam. Seluruh alam semesta dan isinya, dalam seluruh keindahan dan kesempurnaannya, sepenuhnya dibentuk dalam enam hari, berkesinambungan, 24 jam per harinya. Setelah menyelesaikan penciptaan-Nya, Allah menyatakan bahwa semuanya sangat Penciptaan Ke-7 Kej 21-3Allah beristirahat. Bukan untuk menunjukkan bahwa Dia lelah karena upaya penciptaan-Nya, tetapi untuk menunjukkan bahwa karya penciptaan-Nya telah selesai. Selanjutnya, Allah menetapkan pola di mana ada satu hari untuk setiap tujuh hari bagi manusia untuk beristirahat. Kelak, memelihara hari Sabat akan menjadi ciri yang membedakan umat pilihan Allah dengan yang bukan Kel 20 8-11. DNR
Claudia Jessica Official Writer Pada dua artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang sejarah Alkitab. Yang pertama tentang terbentuknya Alkitab, Firman Allah yang hidup, dan yang kedua tentang bahasa dan penyusunan Alkitab. Pada seri ketiga ini, kita akan membahas mengenai bagaimana Alkitab ditulis. Siapa yang menulisnya dan fakta-fakta apa saja yang bisa kita temukan di dalam Alkitab. Media untuk menulis Alkitab Dalam penulisan injil-injil di Alkitab, para penulis menggunakan beberapa media yang digunakan untuk menulis pada zaman tersebut. Salah satu medianya adalah perkamen yang berasal dari kulit binatang yang dikeringkan. Media lainnya adalah papyrus yaitu berasal dari rumput papyrus yang dikeringkan. Ada juga yang ditulis di lempengan keramik dan codex yang sudah seperti kertas. Struktur Alkitab Perjanjian Lama terdiri dari 39 Kitab, yang dapat dikelompokkan dalam beberapa bagian. - Kitab Taurat, terdiri dari Kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan. Kitab taurat mengisahkan permulaan segala sesuatu di dunia, juga mengenai bangsa Israel yang dipilih menjadi umat Nya hingga Musa diutus untuk memimpin orang Israel keluar dari Mesir. - Kitab Sejarah, terdiri dari Yosua, Hakim-Hakim, Rut, 1 dan 2 Samuel, 1 dan 2 Raja-Raja, 1 dan 2 Tawarikh, Ezra, Nehemia dan Ester. Kitab-kitab ini menceritakan bagaimana bangsa Israel mendapat bantuan dari Tuhan dalam menghancurkan Bangsa Kanaan. Pada kitab ini terdapat cerita bagaimana Bangsa Israel yang kaya dan berkuasa kemudian terpisah menjadi dua kerajaan, yakni selatan dan utara. Lalu mengenai Bangsa Israel yang menyembah berhala dan dihukum Tuhan dengan dijadikan budak oleh bangsa lain. Namun ketika mereka bertobat maka mereka diizinkan untuk kembali ke kampung halamannya. - Kitab Hikmat atau puisi yang terdiri dari Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah dan Kidung Agung. - Kitab Nabi-Nabi Besar dan Kitab Nabi-Nabi Kecil yaitu Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zepanya, Hagai, Zakharia dan Maleakhi. Bagian ini terdiri dari 17 kitab dan ditulis oleh para nabi dan judul kitab-kitab tersebut diambil dari nama mereka. Sementara itu Perjanjian Baru memiliki 27 Kitab. Pengelompokan dalam sejarah Perjanjian Baru dimulai dari Kitab Injil yang berjumlah 4 kitab yang ditulis oleh para pengikut Yesus, yaitu Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Ke-4 Injil ini berisi sejarah dan riwayat Yesus Kristus dari sebelum lahir hingga kenaikan-Nya. BACA JUGA FaktaAlkitab Sejarah Terbentuknya Alkitab, Firman Allah yang Hidup 1/3 Setelah itu ada Kitab Sejarah sebanyak 1 kitab, yakni Kitab Kisah Para Rasul yang yang berisi sejarah dari kenaikan Yesus, pengabaran Injil di Yerusalem, daerah Yudea dan Samaria, hingga perjalanan-perjalanan misi Paulus sampai ke Roma, serta riwayat sejarah gereja mula-mula. Lalu ada surat-surat Rasuli sebanyak 21 Kitab, yakni Roma, 1 Korintus, 2 Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 Tesalonika, 2 Tesalonika, 1 Timotius, 2 Timotius, Titus, Filemon, Ibrani, Yakobus, 1 Petrus, 2 Petrus, 1 Yohanes, 2 Yohanes, 3 Yohanes, serta Yudas. Dan yang terakhir adalah Kitab Wahyu, yakni Kitab eskatologi yang dikirimkan kepada jemaat-jemaat yang mengalami penganiayaan oleh pemerintah Roma dan anjuran agar mereka tetap setia di dalam iman mereka. Statistik Alkitab Protestan BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->Statistik Alkitab Protestan Alkitab memiliki 66 kitab secara keseluruhan. Terdiri dari 39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru. Kitab Mikha dan Kitab Nahum adalah kitab yang terletak di tengah-tengah dalam Alkitab. Kitab Mazmur merupakan kitab terpanjang dalam Alkitab. Sementara itu ada lima kitab yang hanya terdiri dari 1 pasal, yakni Kitab Obaja, Surat Filemon, Surat 2 Yohanes, Surat 3 Yohanes dan Surat Yudas. Alkitab memiliki pasal, dengan 929 pasal dalam Perjanjian Lama dan 260 pasal dalam Perjanjian Baru. Mazmur 119 merupakan pasal terpanjang dalam Alkitab. Sementara itu Mazmur 117 merupakan pasal terpendek dalam Alkitab, yang hanya terdiri dari 2 ayat. Alkitab memiliki ayat. ayat Perjanjian Lama dan ayat Perjanjian Baru. Ayat terpanjang terdapat dalam Ester 8 9 dengan 80 kata dan 355 huruf. Sementara ayat terpendek terdapat dalam 1 Tawarikh 11 hanya dengan 11 huruf. Para penulis Alkitab Manusia mendapat kehormatan untuk dipakai oleh Allah menuliskan Firman-Nya. Tangan, bahasa, budaya, dan pendidikan manusia digunakan oleh Allah untuk menyampaikan FirmanNya. Dalam konteks ini, Firman Allah yang tak terbatas itu perlu disampaikan dalam bentuk yang terbatas supaya dipahami oleh manusia. Allah menuntun dan mengilhami manusia untuk menuliskan isi dari Alkitab. Kurang lebih terdapat 40 orang menulis seluruh kitab-kitab dalam Alkitab. Mulai dari Musa yang menulis Kitab Taurat, hingga Rasul Yohanes dengan Kitab Wahyu. Mengenai para penulis Alkitab, setiap orang memiliki pandangan dan persepsi yang berbeda-beda. Walau dituliskan oleh penulis dari latar belakang yang berbeda-beda, namun isi dari Alkitab tersebut tak ada yang bertentangan antara yang satu dengan yang lainnya. Mereka tetap menjaga eksistensi Tuhan Yesus dan memproklamirkan bahwa hanya ada Allah yang satu dan Esa. Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru tidak langsung ada sekaligus. Isi dari Alkitab itu sendiri sangat banyak, sehingga membutuhkan ribuan tahun untuk menjadi kitab yang utuh, yang disebut Alkitab. Untuk menjadi suatu kitab yang utuh, maka diadakanlah Kanonisasi. Pembahasan kanonisasi dapat Anda baca di FaktaAlkitab Sejarah Terbentuknya Alkitab, Bahasa dan Penyusunan Alkitab 2/3 Konvensi Alkitab di Indonesia BACA HALAMAN SELANJUTNYA ->Konvensi Alkitab di Indonesia Pembagian dalam sejarah terbentuknya Alkitab adalah hasil dari kanonisasi yang dilakukan oleh Bapa Gereja awal dan tidak berubah sejak abad ke-4 Masehi. Alkitab terkadang memiliki konvensi yang agak berbeda. Contoh dalam kitab Mazmur bahasa Indonesia, nama penggubah Mazmur dan judul lagunya dijadikan ayat yang pertama dalam satu pasal. Sedangkan dalam Alkitab bahasa Inggris tidak demikian. Karena itu Alkitab Bahasa Indonesia memiliki ayat lebih banyak hingga beberapa puluh daripada Alkitab bahasa Inggris. Selain itu terdapat sub pasal yang disebut dengan perikop. Perikop sendiri terdiri dari beberapa ayat yang dirangkai menjadi satu pokok pikiran yang utuh. Dalam Alkitab bahasa Indonesia, khususnya versi Terjemahan Baru, penerjemah dari LAI atau Lembaga Alkitab Indonesia telah membagi pasal-pasal di Alkitab menjadi bagian-bagian yang lebih kecil atau perikop-perikop, dan masing-masing perikop pun diberi judul oleh penerjemah LAI untuk memudahkan pembacaan dan pencarian kembali bagian tertentu dan bukan merupakan bagian isi Alkitab yang sebenarnya. Demikianlah Fakta Alkitab mengenai sejarah terbentuknya Alkitab kita. Apakah Anda merasa diberkati? Bagi Anda yang ingin ikut memberitakan kabar baik bersama Jawaban, Anda bisa bergabung dengan menjadi Mitra CBN. Anda dapat mendaftarkan diri Anda dengan meng-klik tombol di bawah DAFTAR MITRA CBN Sumber jawaban channel Halaman Tampilkan per Halaman
proses terjadinya alkitab disebut dengan